Bab V: Penutup


BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan Dalam bab V ini Penulis telah memberikan kesimpulan atas pertanyaan-pertanyaan dari permasalahan yang telah di bahas, yakni:

1. Imam Faqruddin telah memilih metode Tafsir bil Ra’yi al Mahmudy ( jika dilihat dari sudut pandang dasar sumber-sumber Tafsir Al-Kabir). Kondisi beliau sebagai seorang yang pakar dan ahli dalam bidang ilmu keagamaan dan umum, telah memberi kesan terhadap penafsiran beliau, beliau juga mencurahkan perhatian menerangkan korelasi (munasabah) antar surat Qur’an dan ayat satu dengan yang lain, serta banyak menuraikan ilmu eksekta, fizika, falak ,filsafat, dan kajian–kajian masalah ketuhanan menurut metode dan argumentasi para filosof yang rasional; disamping juga mengemukan mazhab-mazhab fiqh, dengan demikian kitab ini menjadi ensiklopedia ilmiah tentang ilmu Kalam, kosmologi dan fisika.

2. Dalam menafsirkan ayat-ayat kauniyat dan tafakkur, penafsiran Imam Faqruddin sekitar ayat-ayat kauniyat dan tafakkur juga tidak terlepas dari apa yang penulis uraikan diatas. Walaupun karyaan Imam Faqruddin yang satu ini di kritik banyak ulama kerena digambarkan hilang relevensinya sebagai tafsir al-qur’an, namun banyak faedah yang bisa diambil oleh umat Islam dizaman ini dari tafsir Al-Kabir ini terutama dalam kondisi zaman sekarang ini.

4. Menurut Imam Faqruddin Ar-Razi, tafakkur (berpikir) merupakan merupakan salah satu dari sifat Ubudiah hamba kepada Tuhan. Bertafakkur juga akan melahirkan sifat khauf (takut dan gerun kepada kemurkaan Allah Taala) dan sebagai perangsang untuk menggemarkan melakukan amal ibadat.

5. Tafakkur juga di artikan sebagai mengambil pengajaran dari kisah-kisah yang Allah rekamkan dalam Al-Qur’an, dengan bertafakkur akan menperkuatkan keyakinan dan menghilangkan rasa syak. Dengan metode tafakkur juga bisa mema’rifatkan manusia kepada Tuhannya. Dengan erti kata lain jalan bertafakkur adalah satu-satunya jalan menjaga keyakinan beragama, beriman kepada Allah, jalan ma’rifat, jalan terbaik untuk pembaikan akhlak manusia, jalan untuk mengagumi dan membesarkan Allah Taala, dan merupakan ibadat hati yang bebas.

B. Saran-saran

1. Diharapkan dengan adanya karya Ilmiah susunan penis ini dapat menjadi suatu yang berguna dalam merangsang pengkajian ilmu Al-Qur’an khususnya bertafakkur dengan ayat-ayat Allah dilangit, dibumi, dan dengan kisah-kisah yang Allah rekamkan dalam Al-Qur’an.

2. Agar metode bertafakkur bisa menjadi obat rohani yang ampuh dalam mengobati penyakit keruntuhan akhlak dan moral manusia khususnya umat Islam dizaman ini. Insyaalah semoga Allah memberikan kita keselamatan didunia dan akhirat, amin.

Medan, 06. 04. 2009

Penulis, Mohammad Bin Omar Al-Kelantani

430 704 147

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s