Darul Ulum online

USTAZ, kita sebagai manusia disuruh untuk bertawakal kepada Allah SWT dalam setiap usaha dilakukan. Tetapi biasanya kalau usaha kita gagal kita akan kecewa. Soalan saya, adakah maksud tawakal itu kita pasrah kepada Allah tanpa kita melakukan apa-apa? Bagaimanakah kalau kita bertawakal tetapi gagal dalam usaha?

HAMBA ALLAH,

Kuala Lumpur.

 

Alhamdulillah wassolatu wassalam ‘ala rasulillah waba’d. Allah SWT berfirman dalam surah Ali Imran ayat 122 yang bermaksud: “Hanya kepada Allah orang beriman bertawakal.” Perkataan tawakal diambil daripada kata ‘wakala’ yang dasarnya sama dengan kata wakil. Perintah bertawakal sama maknanya dengan firman Allah SWT dalam ayat 9 surah al-Muzzammil: “Jadikanlah Dia wakil.”

Apabila seseorang mewakilkan orang lain, maka sebenarnya dia sudah menjadikan individu itu sebagai dirinya dalam persoalan berkenaan sehingga seorang wakil melaksanakan apa yang dikehendaki oleh orang yang menyerahkan kepadanya perwakilan. Menjadikan Allah sebagai wakil atau bertawakal kepada Allah SWT bererti menyerahkan kepada-Nya segala persoalan. Dialah yang mengingini atau bertindak…

Lihat pos aslinya 321 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s