Ketegasan Imam Nawawi dalam menegur pemimpin


Pusat Kefahaman Islam AKI

Ahmad Tajdid,

IMAM Nawawi atau nama penuhnya Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syirfu al-Nawawi (631 -676H) ialah anak kelahiran Damsyik, Syam (Syria). Menghafaz Quran sejak dari kecil,  beliau dilapor mempelajari sebanyak 12 mata pelajaran dalam berbagai jurusan ilmu  agama. Antara buku karangan ulama terkenal Mazhab Shafie ini adalah Syarah Sahih  Muslim dan Riyadus Salihin.

Sepanjang hayatnya, Imam Nawawi telah menyumbangkan tenaga fikiran dan ilmunya kepada  agama Islam dan umatnya. Ketegasannya dalam menyampaikan kebenaran Islam tiada tolok  banding pada zamannya. Sebagai ulama yang memimpin umat, beliau memfatwakan kebenaran  tanpa rasa takut walaupun akibatnya merugikan kedudukan dan mengancam nyawanya.

Terdapat satu kisah masyhur berhubung Imam Nawawi yang menjelaskan lagi kemuliaan  peribadi ulama terkemuka ini. Menurut riwayat, Sultan Al-Malik Al-Zahir telah  mengadakan persiapan perang untuk memerangi orang-orang Tatar (Monggol) lalu  digunakanlah fatwa ulama yang mengharuskan mengambil harta rakyat untuk kepentingan  perang melawan musuh.

Keseluruhan ulama fiqh negeri Syam telah menulis menyokong fatwa tersebut…

Lihat pos aslinya 318 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s